Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Mei 26, 2012

Dampak Laptop Bagi Siswa

Dunia serba canggih, bahkan Einstein tak ada apa-apanya meskipun hanya di bandingkan dg Smartphone. Kemajuan tegnologi membawa perubahan yg besar terhadap peradaban umat manusia.
Bahkan untuk mengikuti peradaban itu, banyak yang merekomendasikan agar pendidikan di kulturasi dengan tegnologi dengan harapan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, karena mempersiapkan para pelajar untuk masuk dalam dunia modern.

Saat ini budaya pelajar Indonesia, menenteng laptop ke sekolah atau bahkan sekolah memberikan fasilitas hot spot, dengan alasan demi peningkatan mutu pendidikan dan wawasan siswa. Tapi hal itu banyak yang ragu dan mengkritisi karena realita terkesan banyak siswa sekarang memanfaatkan laptop untuk main games dan menggunakan internet untuk chatting, mencari jodoh, situs porno dan kegiatan lain yg tidak ada hubungannya dengan pelajaran sekolah/pendidikan, hanya untuk menghabiskan jam kosong/istirahatnya di sekolah.

Fakta 99% waktu istirahat anak di sekolah gunakan untuk kegiatan di atas.
Saat waktu istirahat habis, saat itulah siswa harus menutup laptopnya untuk masuk kelas, dan berusaha melupakan keasikannya. Saat inilah beberapa hal menarik terjadi, yang pasti anak kecewa karena sedang seru-serunya nge games,chatting atau browsing diganggu untuk belajar dikelas lagi yg bisa dikatakan dull boring (tidak menarik dan membosankan). Jelas perasaan itu dilampiaskan kepada guru dan pelajaran yg di terima. Otak dan jiwanya masih tertinggal di laptop, sehingga pelajaran yg disampaikan guru akan sia-sia. Bisa ditarik kesimpulan mutu pendidikan tidak malah menjadi baik

SDM Indonesia dikuasai tegnologi bukan menguasai tegnologi

Yang perlu diperhatikan dalam pendidikan indonesia adalah bagaimana mencetak generasi yang cerdas gigih dan berwawasan. Yang perlu dibangun dalam dunia pendidikan bukanlah tegnologi tetapi otak manusia.

Jika tegnologi fisik ditekankan dalam dunia pendidikan, akan tercipta sarjana-sarjana yg dikuasai tegnologi. Bisa dikatakan laptop pribadi milik siswa hanya dapat menciptakan pelajar teknis yg berbahaya secara moral.
Hal itu akan menciptakan generasi yg bermental cari gampang (cth efek: cari uang gampang korupsia aja,nyolong aja) dan tidak mengembangkan daya kreatifitas bagi kehidupannya sendiri dan orang lain.
Menciptakan manusia yg terus menjadi konsumen tegnologi dan tidak pernah menjadi produsen. Menciptakan generasi yg terus dijajah orang yg menemukan tegnologi baru…

Apakah membawa laptop ke Sekolah ada efek positifnya?

Sudah kita ketahui bahwa komputer atau laptop adalah alat yg membantu (guru dan siswa) untuk membuat pelajaran yg lebih variatif dan menarik. Jadi, pada dasarnya pemakaian laptop di sekolah punya dampak yg positif selama dalam rambu-rambu dan dapat bertanggungjawab…

0 komentar:

Web forms powered by 123ContactForm.com | Report abuse